Kategori

  • Ensik Balita
  • Fatherhood
  • Karier
  • Kehamilan
  • Keluarga
  • Kesehatan Balita/ Anak
  • Kesehatan Umum
  • Pendidikan Anak
  • Perilaku Anak
  • Psikologi
  • Suami Istri
  • Tabel
  • Tips
  • Dompet Balita

    Tujuan Dompet Balita
    Kegiatan Dompet Balita
    Donatur

    Sponsor Utama

    Dukung sponsor kami!

    Anda masih ingat ultah perkawinan Anda......

    Sahabat Nestle

    Panduan Tumbuh Kembang Balita

    Iwan Susyanto Web Programing


    eXTReMe Tracker
    Website ini diitayangkan sejak 1 April 1999

    Say it with flowers DI SINI LETAK BANNER ANDA. 120 X 60 PIXELS.

    Bahaya Besar Bernama Selingkuh

    Kamis, 20 Maret 2008 - Dikirim oleh: admin
    Rubrik : Suami Istri

    Selingkuh atau yang istilah kerennya Extra marital affairs katanya tak hanya menggairahkan dan menantang, tapi dapat juga memberikan keuntungan seperti membuat hidup lebih optimistik, lebih sehat dan lebih bahagia, benarkah?

    Masalah "cinta dan seks" telah menempati posisi kunci dalam kehidupan manusia, baik secara positif maupun negatif. Dalam mencari pasangan hidup, penting untuk memilih dan menemukan pasangan yang serasi agar perkawinan dapat berjalan bahagia dan rumah tangga menjadi tahan lama. Tapi bagaimana bila Anda mulai berpikir untuk selingkuh? Berhati-hatilah, karena bahaya besar mengancam Anda! Sebab istilah selingkuh yang dijabarkan "selingan indah keluarga utuh" itu hanyalah sekadar banyolan belaka.

    Eugene Scheimann, dalam bukunya "Sex Can Save Your Heart and Life" (1974) menuliskan, "Sexual pleasure can bring harmony and happiness into our lives - and it can also make us physically healthier". Gara-gara sexual pleasure inilah, menurutnya, selingkuh dapat terjadi pada setiap pasangan, baik yang tidak bahagia dan berbahagia sekalipun!

    Jadi, jika saat ini Anda tengah melakukan atau baru mempertimbangkan untuk melakukan selingkuh, Eugene memberikan tips, yaitu: ”Kalau Anda memiliki pekerjaan yang penuh stres, punya masalah dengan isteri, perokok, berat badan berlebihan, dan tekanan darah tinggi, maka janganlah sekali-kali menambah stres dengan berselingkuh.”

    Ia juga mengingatkan bahwa perkawinan merupakan kewajiban dan kekasih adalah kesenangan. “Utamakan kewajiban Anda sebelum memikirkan kenikmatan dan bersenang-senang. Jujurlah terhadap pasangan. Kalau sejak awal Anda jujur, maka Anda akan dapat menghindari segala macam perangkap – termasuk bujukan untuk selingkuh,” tulisnya.

    Kewajiban juga memiliki arti bahwa Anda tidak boleh merusak perkawinan Anda, bahwa isteri dan anak-anak harus senantiasa menjadi nomor satu. Berpikirlah secara bijaksana, jujur terhadap diri sendiri dan pasangan serta mengutamakan keluarga. Dijamin romantisme perkawinan akan berjalan mulus dan tak satu pun yang tersakiti atau dirugikan.

    Bagaimana mengakhiri selingkuh?
    Bagi yang sudah terjebak selingkuh, banyak yang merasa berada dalam "perang" karena mudah memulai namun sulit mengakhiri. Kiat terbaik: akhirilah selingkuh bila mengganggu kesejahteraan keluarga, pekerjaan, atau kesehatan. Banyak orang yang ingin mengakhiri, saat masalah, kesenangan dan kebahagiaan yang didapat tak lagi seimbang.

    Jangan anggap selingkuh hanya sebuah permainan atau pesta, yang sekali waktu akan berakhir dan kembali kepada kewajiban hidup semula. Berusahalah mengetahui kebutuhan paling utama pasangan (istri) Anda, lakukan yang terbaik untuknya, maka Anda akan dicintai sekaligus semakin mencintainya. (Ace)


       



    Pusat Tanaman Hias BSD City Kav. 16, 17 & 18, BSD City, Serpong

    Dikelola oleh Balita-Anda.Com
    banner
    Execute time 0.01304 Sec